“Lu minum apa sih, dek?”
Tanya Dina sambil menyerngitkan alisnya.
“Ini lho kak, gue
kemarin baca artikel ternyata air embun tu bermanfaat sekali buat kita,”
jawabnya singkat.
“Trus?”
Dengan penuh
keyakinan ia menjelaskan ilmu yang baru ia dapatkan. “Air embun itu ternyata bisa
menjadikan sel-sel tubuh lebih sehat, membuang racun dari dalam tubuh, bisa meningkatkan
daya tahan tubuh dari berbagai serangan virus dan air embun juga dipercaya bisa
menyembuhkan penyakit ginjal. Gitu, kak.”
“Trus?”
“Karena itu gue
taruh satu gelas air di bawah pohon besar ini tadi malam. Paginya gue ambil deh,”
“Trus?” tanyanya
lagi.
“Trus, trus mulu
dari tadi, ya gue mau minumlah,” timpalnya kesal.
Sang kakak hanya
tersenyum melihat kelakuan adiknya. Sejak dulu sang adik sering melakukan
kekonyolan-kekonyolan yang akhirnya membuatnya sering berlari ke ketiak bapak. Hanya
sekedar menyembunyikan wajahnya yang memerah menahan malu.
“Lu beneran mau minum
tu air?. Sambil melihat kearah gelas yang hampir setengah.
“Ya iyalah kak, Lu
dari tadi nanya mulu deh,” gerutunya
Menahan ledakan ketawa
yang sedari tadi berdesak-desakan dimulutnya.“Eh ya lu tahu gak kucing tetangga
lewat tuh. Dan baru aja selesai ngencingin tu gelas, haha” ngacir kedalam rumah
meninggalkan adiknya yang tak bergerak dengan muka pucatnya.
“Pecahkan saja
gelasnya biar ramai sekalian,” balasnya lagi dari dalam rumah dengan ketawanya
yang cetar membahana.
#SharingHappiness







0 komentar:
Posting Komentar