FUNKIES
Kenangan yang sangat indah dan akan selalu
indah disetiap ingatan. Selalu tersenyum jika mengingat peristiwa demi
peristiwa yang kami alami bersama. Sedih, bahagia, gokil dan gilaaaa abisss
deh. Yang dulu pendiam jadi mendadak cerewet, yang kocak menambah suasana. Intinya
gue bahagia didalamnya. FUNKIES... entah darimana ide ini berasal tapi yang
jelas didalamnya ada sekumpulan cewek-cewek cantik nan bahagia hehe yang selalu
ada untuk sahabatnya. FUNKIES awalnya hanya terdiri dari 6 orang cewek jomblo.
FUNKIES ---à Fatina,
Ume, Nur, Kiki, Erna dan Sari... bertemu di satu kelas yang sama di SMA . Kelas
X-2. Kelas yang super ribuuuuutt namun berprestasi hehe. *pamer. Seiring berjalannya
waktu kami ttp bersama dalam kelas yang sama pula tapi eng ing eng kami
menemukan 2 sahabat lagiiiii...
Ya udah deh gue kenalin satu persatu sahabat
gue yang selalu mengisi hari-hari remajaku sampai saat ini pun mereka masih ada
dan akan selalu ada.
“Yang Namanya Mar itu yang Lagi di peluk
anaknya”
Mariani aja. Karena kami memiliki 2 sahabat
yang bernama mariani. Ya udah gue kasih nama dengan nama mariani aja. Ini sahabat
gue yang paling kalem, yah gak kalem-kalem amat sih. hehe. Dia terkenal
dikalangan kami-kami sebagai cewek muklas alias muka memelas. Entah apa yang
menjadi mantranya. Dengan mukanya itu, dia selalu saja terbebas dari panggilan
guru untuk maju ke depan. Ahhh kalau temen-temen yang gak doyan maju, pasti
bilang beruntungnyaaaa. Mar, panggilannya. Kini dia telah menikah dan memiliki
satu anak yang tak kunjung tumbuh rambutnya, hehe...
Kenanganku bersamanya terlalu banyak karena
aku berteman dengannya sejak kecil. Dia yang ada buatku di rumah maupun
disekolah... yang selalu kita ingat adlah kami selalu bersama naik bemoooo
karena kami berdua tidak bisaaaa naik motor. Hiks hiks selalu datangnya
terakhir. Namun mengasyikkan.
Si kecil Ria. Kecil-kecil tapi cabe rawittt. Kalau
udah ada dia , hmmm rame dah soalnya ada aja yang dia ceritakan. Dia hadir
diantara kami FUNKIES, ketika kami sudah beranjak kelas XI. Walaupun begitu,
kami serasa sudah sangat dekat. Dia yang selalu menceritakan bagaimana
mantan-mantannya, bagaimana suaminya yang super sibuk tapi tetap dengan
perhatiannya. Ria yang menurutku mengerti bagaimana perasaanku mengenai
laki-laki, mungkin karena dia dah sangat pengalaman kali ya. Hehe. Ria yang
saat ini menjadi ibu rumah tangga dengan anaknya yang tak kunjung gede. Ya namanya
aja buah jatuh gak jauh dari pohonnya. Ibunya kecil ya kemungkinan anaknya juga
kecil hehe...
Kenanganku dengannya yang paling membekas adalah
aku menginap dikostnya dan seharian penuhhh curhat sampai larut malam. Kalau dua
sahabat kumpul, kerjaannya hanya curhat dan curhat.
Ahhhh, Erna lo mendahului gue. Tapi selamat
yah menempuh hidup baru. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah wa
rahmah ya... aaamiin. Erna yang dari dulu selalu mandiri menurut gue, dia yang
sangat disiplin namun juga sering melanggar juga sih hehe. Tapi gue salut ma lo
erna, lo sangat sangat berjuang keras sampai lo bisa sampai saat ini....
Aku yang dulu sangat malas mencatat di
sekolah. Lebih sering mendengarkan dulu sang guru menjelaskan kemudian minjam
buku catatan temen deh. Dan yang menjadi langgananku adalah si erna ini karena
catatannya lebih lengkap dari yang lain. Thank tou Erna.
Kikiiii, gue rindu curhatan2 lo. Ibu rumah
tangga yang super duper sibuk. Ah kalo ngomongin kiki gak akan habis-habisnya. Kiki
yang penuh dengan drama-drama percintaannya. Menangis seharian tapi move onnya
cepat. Satu hilang tumbuh seribu. Itulah kiki. Putus ma pacarnya, besoknya
pacaran dengan yang lain. Ya gue akuilah dia cantik. Selain cantik, dia sangat
sangat ramah atau mungkin kelebihan ramah.
Dari dulu, teman-eman memanggilnya poteng, poteng sama dengan tape
singkong. Wajar rumahnya tu wilayah produsen poteng... but dia bukan pabrik
poteng. Hehe
Kenangan dengannya adlah gue selalu malakin
pacarnya... hahaha
Bidan cantik yang sangat ramah dan selalu
ketawa. Entah gak lucu aja dia ketawa. Sari yang selalu membawa alat make-upnya
agar mukanya selalu kinclong. Dia yang dulu tak satu kelas karena dia memilih
kelas IPS tapi kami selalu berkumpul dikantin. Dia yang saat ini jarang banget
gue hubungi. Maafkan gue karena gue gak tau nomor contact loe... but gue selalu
sayang ma loe.
Citraaa, maafkan gue yang telah salah
kepadamu. *eh ada apa dengan fatina dan citra. Gak ada apa-apa kok, gue cuman
rindu dengannya. Kesibukannya menjadi ibu rumah tangga yang selalu ditemani
oleh dua bocahnya, yara dan oki... gimana kabar keduanya. Kita jarang kumpul skarang.
Gue kangen. Kita yang dulu hanya kenal saja namun seiring waktu menjadi sahabat
dekat malah seperti saudara. Dia yang sekarang semakin dewasa dalam menjalani
kehidupan memberikanku inspirasi dan pembelajaran bahwa semua harus disyukuri
apapun itu, bahagia atau pedih sekalipun... Cit, gue kangen masa-masa kita
duduk bareng di kelas, sama-sama ngerjain soal dan sama-sama selalu dicurigai
karena nilai matematika kita sama. Ah jadi kangen pak Haris.
8. Gue sendiri
Gue yang jombo sendiri nih but dont worry be
happy. Jodoh akan segera bertamu. Gue kangen masa-masa bersama kalian
sahabat-sahabatku. Maafkan jika gue terlalu diam, gak banyak cerita, rada
terlihat cuek tapi gue sayang kalian. Kalian lebih dari sahabat,
saudari-saudariku, gue harap kita akan selalu menjadi sahabat apapun yang
terjadi. Tiada yang bisa memisahkan kita kecuali kematian itu sendiri. terima
kasih karena telah menjadi sahabat terbaikku, yang menerima masing-masing
diantara kita dengan apa adanya. Gue selalu ingat setiap kenangan yang telah
kita ukir bersama. Mengerjakan PR bersama, kumpul-kumpul dengan pacar dan saya
selalu menjadi obat nyamuk alias selalu membawa diri sendiri kalau kumpul tapi
itu mengasyikkan karena makananna buat gue semuaaa. Haghaghag.. *Ketawa penuh
kepuasan. Maafkan jika tulisan ini ada yang salah apalagi gak karuan, udah gue
dan aku, yang penting gue ceritalah. GUE Kangen Kalian... itu saja. GUE SAYANG
KALIAN... SAYANG KARENA ALLAH. Terima kasih lagi karena telah mengukir senyum
di bibir ini...
Untukmu sahabatku
biarkan saja
kekasihmu pergi
teruskan saja mimpi
yang kau tunda
kita temukan tempat
yang layak
sahabatku
kupercaya kan langkah
bersamamu
tak kuragukan berbagi
dengan mu
kita temukan
tempat yang layak
sahabatku
kita mencari
jati diri
teman lautan mimpi
aku bernyanyi untuk
sahabat
aku berbagi untuk
sahabat
kita bisa jika
bersama
kita berbagi untuk
sahabat
kita bernyanyi untuk
sahabat
kita bisa jika
bersama
tiba waktunya
kita untuk berbagi
untuk saling memberi
By Audy
By Audy














0 komentar:
Posting Komentar