RSS

" Ketika Aku Kehilangan "



Bangunan-bangunan yang sekarang berdiri kokoh didepanku ini adalah bangunan dimana aku dan teman-temanku menimba ilmu, saling berbagi suka dan duka serta disini jugalah aku mulai mengenal cinta walaupun sekedar cinta dalam hati. Sekolah ini bernama SMA Negeri 1 Lembar, sekolah yang berdiri tegak di wilayah Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Sekolah yang dulunya adalah satu-satunya yang ada di Lembar. Yah aku pikir-pikir sudah lama banget aku tidak pernah menginjakkan kakiku di sekolah ini. Ya tak terasa usiaku sekarang sudah beranjak 23 tahun, hmm terasa baru kemarin aku  menanggalkan status pelajarku serta baju putih abu-abu yang dulu sering aku gunakan setiap minggunya. Melihat mereka yang keluar masuk ruang guru, perpustakaan dan ruang kelas, mereka terlihat seperti tanpa ada beban. Mengingatkanku kembali ke masa 5 tahun yang lalu.
Tiap hari aku melewati sekolah ini, namun baru kali ini aku bisa menginjakkan kakiku kembali dan mengenang moment-moment indah bersama guru-guru, teman-teman dan pedagang di kantin hehe maklum kebiasaan kita adalah nongkrong di kantin jika tak ada guru yang masuk dan bagi teman yang baru jadian wajib mentraktir makan. Hmm jika ingat-ingat kejadian tersebut, malunya setengah mati, gak sampai mati sih hehe. Semua orang pasti pernah merasakan bagaimana bahagianya putih abu-abu. Yang tiap harinya kita hiasi dengan penuh canda tawa, tangisan, pertikaian, dan yang tak pernah terlupakan adalah cinta dengan lawan jenis. Hmm cinta?. Hehe jika aku mengingat kejadian dulu, membuatku tersenyum geli. Ya karna bisa dibilang disitulah dimulai cinta pertamaku. Hhmm tapi aku masih bingung, itu beneran cinta atau hanya sekedar perasaan yang sesaat tapi intinya aku merasakan sesuatu yang berbeda. Sebenarnya pada saat itu, cinta dikalangan remaja sudah biasa terjadi. Namun bagi aku itu adalah suatu hal yang aneh, unik dan sangat berkesan.
Ketika itu aku baru berumur 16 tahun, dan aku berada di kelas X-2. Di antara teman-temanku , hanya aku saja yang belum memiliki pacar. Bukan berarti aku gak ada yang suka ya hehe. Karena dari awal aku memang tidak ingin menjalani yang namanya pacaran. Ada yang sedikit beda sih, ketika kumpul-kumpul bareng teman-teman. Hal yang paling tidak aku sukai adalah mereka membawa pacar mereka masing-masing. Uhh bete banget kan. Aku selalu memperingatkan kepada mereka. “Teman-teman ingat ya ketika kita kumpul bareng, usahakan jangan bawa pacar, gak enak tau dibilang obat nyamuk”. Aku makin cemberut.
Aku mulai mencari tahu apa sih enaknya pacaran. Teman-teman kenapa sih kalian seneng banget pacaran padahal aku lihat-lihat kalian kadang ketawa, senyum-senyum sendiri, ehh kadang-kadang mewek gak ketulungan. Mereka ada yang menjawab agar kita dapat mengetahui karakter semua laki-laki dan ada juga yang hanya untuk fun-fun aja. Cinta itu memang kayak gado-gado ya campur aduk gitu ada sedihnya, senangnya dan so sweetnya juga hehe.
Kejombloanku membuat mereka berinisiatif untuk mencarikan pasangan untukku. Heran kok mereka yang ngebet ya, padahal yang jalanin itu semua adalah aku.
Fatina bagaimana sih kriteria cowok yang kamu mau? Aku punya banyak stok cowok soalnya.
Hmm aku maunya yang dewasa semeton (saudara). Jawabku
Akhirnya aku dikenalkan dengan seorang laki-laki yang beda usianya lumayan cukup jauh dariku yakni 9 tahun lebih tua dari usiaku. Karena aku menginginkan laki-laki yang dewasa yang bisa membimbingku mengenai mana yang baik dan yang buruk. Dia berinisial JY. JY berprofesi sebagai seorang perawat. Seiring waktu aku mulai dekat dengannya. Entahlah bingung apakah ini yang namanya cinta atau hanya sekedar rasa kagum. Entahlah yang aku rasa ada kenyamanan berada didekatnya. Banyak hal yang aku dapatkan darinya dari mulai bidang kesehatan dan yang paling penting adalah ilmu agamanya. Aku bingung mengenai statusku dengannya. Kami dekat tapi tak ada proses pacaran. Kami menjalani hubungan hanya melalui sms dan kadang-kadang melalui telepon.
Aku mulai sedikit tidak nyaman dengan kondisi aku yang sekarang, ada yang berubah dariku. Aku tak serajin dulu, aku mulai tidak konsen belajar. Aku terus memikirkan semuanya karena ada sesuatu yang berbeda yang aku rasakan. Aku merenungi semuanya. Aku tidak boleh seperti ini, ingat inaq bapak* yang selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya, ingat Fatina. Kata-kata itu yang selalu jadi pengingatku. Aku mulai menyadari bahwa ini tidak benar, aku tidak ingin cinta ini menghancurkan prestasiku. Semangat ya belajarnya, katanya ketika malam itu. Dia begitu perhatian yang membuatku susah untuk melepaskannya. Tapi aku semakin semangat untuk belajar.
Akhirnya ujian semester pun sebentar lagi akan tiba. Dia menelponku diselang waktu istirahat dirumah.
Dek, lagi bentar mau ujian ya, yang semangat ya belajarnya, kamu harus dapatkan nilai yang bagus lho. Spiriiittt yooo. Katanya.
Jika aku mendapatkan nilai tertinggi, kakak mau kasi apa?. Bercandaku.
 Hmm apa aja boleh asalkan tadi nilai yang bagus.
Dia terus memberikan suntikan motivasi berupa akan memberikan apapun yang aku minta jika aku mendapatkan nilai yang bagus. Dan itu aku telah membuktikannya dengan mendapatkan juara umum.
Seiring berjalannya waktu , kami pun semakin dekat. Hari itu dia menjemputku di sekolah. Tanpa aku duga, dia mengatakannya. Dek kita ke KUA yuk? ajaknya. Dengan polosnya aku menjawab Ngapain kita ke KUA kak?. Dia diam sesaat lalu Hmm kita daftar buat nikah. Aahh dia ngajak aku merried, mengajak seorang pelajar yang baru saja berumur 16 tahun untuk menikah. Entahlah aku harus apa, aku kaget sekaligus takut. Aku bingung diam seribu bahasa. Aku masih ingin sekolah kemudian melanjutkan kuliah. Usiaku masih dini, aku hanya ingin belajar, belajar dan belajar. Dan aku memberanikan diri.
Maaf kak, aku tidak bisa. Aku masih ingin belajar, kalau kita nikah, bagaimana denganku. Aku tidak ingin putus sekolah. Aku masih ingin belajar. Masih banyak impianku yang ingin aku capai. Sekali lagi Maaf kak. Tak satupun kata-kata yang terlontar darinya. Kak JY mengantarkanku pulang.
Setelah kejadian itu, ada sedikit kerenggangan dalam hubungan kami. Hari berganti hari, minggu demi minggu aku jalani sampai bulan terus berganti. Tiba-tiba, Fatina ada titipan nih dari kak JY, kata salah seorang temanku yang juga mengenal kak JY . Aku pun membuka titipan tersebut, ternyata berupa secarik kertas undangan pernikahan kak JY dengan seorang wanita yang aku kenal. Aku tidak tahu harus bahagia atau tidak, namun aku harus bahagia. Aku tidak perlu kecewa apalagi bersedih karena wanita yang dia nikahi adalah seorang wanita yang sholehah dan baik. Aku pun tidak akan pernah menyesal dengan keputusanku itu karena itu adalah pilihanku. Aku masih ingin mengejar impianku dan perjalananku masih panjang.
Tak terasa itu semua sudah menjadi kenangan dalam hidupku. Sekarang usiaku telah 23 tahun dan sebentar lagi akan mendekati 24 tahun. Usia yang sudah matang untuk menjalani bahtera rumah tangga. Dulu aku menyakini bahwa ketika kita kehilangan sesuatu, maka allah akan menggantinya dengan yang lebih baik lagi. Dan sekarang aku telah membuktikan semua janji Allah tersebut adalah benar adanya.

Ini adalah salah satu cerpenku yang masuk dalam antologi cerpen " Kita dan Putih Abu-abu"
    

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bocah Belum Genap 10 Tahun, Punya Perusahaan Sendiri Dan Penghasilan 2 Juta... WOW

Wahhh... jangan mau kalah sama dua bocah ajaib ini ya, Sob.
Yuk mulai mandiri sejak dini. ^__^ Ini bukan tentang anak gadis keturunan keluarga kaya yang diwarisi usaha oleh orang tua atau kakek mereka.
Namun mereka adalah Elizabeth dan Rebecca Appleyard. Keduanya belum genap 10 tahun namun sudah menjadi enterpreneur termuda di Inggris. Mereka juga sudah punya perusahaan sendiri dengan ide penjualan sederhana, jualan permen dan mainan untuk anak kecil. Mereka membungkusnya secara cute dan menjualnya secara online. Perusahaan mereka ada di rumah mereka sendiri. Dalam dua minggu saja, mereka bisa meraup £120 atau sekitar Rp 2 juta.
Ini bukan hal yang biasa mengingat mereka belum genap 10 tahun dan masih dalam usia sekolah. Selain itu Elizabeth dan Rebecca ternyata punya tujuan mulia dengan penjualan permen itu. Selain melatih kemandirian dengan mencari uang sendiri, mereka mengatakan bahwa uang itu ingin digunakannya untuk masuk kuliah nanti. Sang ibu menceritakan tentang cita-cita kedua anaknya, "Mereka ingin menjadi ilmuwan dan insinyur, tapi tahu kalau mereka butuh menabung banyak uang untuk bisa masuk ke sana." Elizabeth dan Rebecca yang cute dan semanis permen yang mereka jual itu berdiskusi dengan orang tuanya dan mereka berinisiatif menjual mainan dan permen-permen.
Sederhana sih, namun ternyata kedua gadis kecil ini sudah bisa berpikir bagaimana akan menjual dan berapa keuntungan yang akan didapatkan. Mereka tak hanya bermain 'jual-jualan' seperti yang dilakukan anak seumurannya. Elizabeth dan Becca benar-benar menjual dan mendapatkan penghasilan luar biasa. Mungkin sekali mereka akan dilirik perusahaan tertentu di masa mendatang karena kemampuan bisnis yang mengesankan di usia muda. Meski begitu, Elizabeth dan Becca tetap fun dalam menjalankan bisnis kecil yang dirintisnya dan konsisten untuk menabung uang yang mereka hasilkan. Aduh, menggemaskan sekali ya masih kecil sudah bisa belajar menabung dan menghasilkan uang sendiri.

Sumber : Annida, Vemale.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

10 Bisnis Yang Paling Menjanjikan - Yang Mana Bisnis Anda?

Hallo Semua...;-)

Hampir semua orang punya cita-cita ingin memiliki bisnis sendiri. Tapi sering kali, mereka bingung bagaimana memulainya, bisnis apa yang harus mereka geluti dan bagaimana pula prospeknya?.
Kebetulan "INC" (media bisnis terkemuka di Amerika), belum lama ini merilis informasi penting bagi para pebisnis yang ingin mengetahui bisnis yang prospeknya *paling menjanjikan* hingga lebih dari 10 tahun mendatang.
Ini dia Bisnis yang menjanjikan tersebut:

  1. Internet Bisnis, data processing, dan jasa informasi lainnya 
  2. Sistem komputer & jasa yang berhubungan dengannya 
  3. Sofware 
  4. Jasa ketenagakerjaan 
  5. Konsultasi: management, science, dan teknis
  6. Home Health Care 
  7. Jasa penasihat keuangan pribadi 
  8. Jasa perawatan anak 
  9. Seni, hiburan dan rekreasi 
  10. Film/video 
Dari data tersebut, terlihat bisnis nomor SATU yang paling menjanjikan hingga lebih dari 10 tahun mendatang adalah Internet Bisnis! Informasi memang tengah berjalan. Seperti juga ketika mobil yang merevolusi kereta kuda, kamera digital yang mulai menggantikan kamera manual dan kini INTERNET juga telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam mencari informasi dan berbisnis. Dan sekarang kita atau setidaknya anak muda sekarang yang menjadi 'future market' semakin sering mendengar kata-kata seperti ini, 'Lihat di internet aja' atau 'Cari di internet aja' atau ' Tanya mbah google ja ' hehe. Apapun, mulai dari membandingkan harga gadget, booking tiket pesawat, lihat berita terkini, lihat iklan penjualan rumah atau mobil, beli macam-macam barang, dan masih banyak lagi. "Apapun bisnisnya", INTERNET tempat jualannya :-) Internet memang tempat menjadi pemasaran produk dan jasa yang paling menjanjikan saat ini. Karena jangkauan yang luas, ke seluruh dunia. Selain itu juga karena pasarnya yang tertarget dan sistem otomatisasinya, membuat pemasaran jadi lebih efektif dan efisien dari segi biaya, waktu dan tenaga. Sebenarnya masih banyak lagi kelebihan-kelebihan dalam memasarkan suatu bisnis melalui internet.  ( sumber : Asian Brain )

Nah, di d'BC Network, kami mengajarkan tentang internet marketing oleh pakarnya Dini Shanti. . Jika ingin belajar bagaimana memasarkan produk dan jasa di Internet dengan lengkap dan detil, PLUS dengan strategi, tips, dan SHARING dari para senior yang sudah berhasil, kami sarankan jangan ragu lagi...! Segera daftarkan diri menjadi anggota team d'BC Network sekarang juga! Jadi engga ada salahnya dicoba kan?! :-) Apalagi inget lho, internet bisnis adalah bisnis yang paling menjanjikan untuk lebih dari 10 tahun mendatang!

Okay, kami tunggu keikutsertaan di d'BC Network! Dijamin, akan menyenangkan! :-) Sekali lagi, ini linknya jika ingin tahu lebih jelasnya ...www.dini-shanti.com/?id=fatinagemini

Sukses untuk Semua!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Detik-detik perpisahan kekasih umat Muhammad SAW

Bismillahirrahmanirrahim

Kemarin tanggal 14 Januari 2014 tepat tanggal 12 Rabi'ul awal dalam kalender hijriah, teringat bahwa tanggal 12 Rabi'ul awal itu adalah tanggal dimana hari lahirnya seorang yang sangat berjasa dalam hidup manusia yakni kekasih Allah Nabi Muhammad SAW. Selawat serta salam untukmu ya Rasulullah. Teringat kembali perjuangan beliau sampai detik2 terakhir beliau di dunia, membuatku meneteskan air mata.

" Detik-detik perpisahan kekasih umat Muhammad SAW"

Pagi itu Rasulullah dengan suara terbata-bata berkhutbah, " wahai umatku, kita semua dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya, maka taat dan bertakwalah kepada-Nya, kuwariskan dua perkara kepada kalian, Al-qur'an dan sunnahku. Siapa yang mencintai Sunnahku berarti mencintaiku dan kelak orang-orang yang mencintaiku akan masuk surga bersamaku".

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang dan penuh minat menatap satu persatu sahabatnya. Abu bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca. Umar menahan nafas panjang. Ali menundukkan kepala.

Isyarat telah datang, saatnya telah tiba, " Rasulullah akan meninggalkan kita semua" keluh hati sahabat. Manusia tercinta itu, hampir selesai tunaikan tugasnya. Tanda-tanda itu makin kuat, Ali dengan cekatan memeluk Rasulullah yang lemah dan goyah ketika turun dari mimbar.

Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Didalamnya Rasul terbaring lemah dengan kening berkeringat membasahi pelepah kurma alas tidurnya. Tiba-tiba dari luar pintu terdengar salam, " bolehkah saya masuk? " tanyanya.

Fatimah tak mengijinkan masuk. " Maafkan ayahku sedang demam".

Ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya, " siapakah itu wahai anakku". " tak tahu ayahku, sepertinya baru kali ini aku melihatnya" tutur Fatimah lembut.

Rasul menatap putrinya dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bagian demi bagian wajah putrinya hendak dikenangnya.

" ketahuilah, Dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara. Dialah yang memisahkan pertemuan didunia, Dialah malaikat maut " kata Rasullulah. Fatimah pun tidak bisa menahan tangisannya.

Ketika malaikat maut datang mendekat, rasul menanyakan kenapa jibril tidak menyertainya. kemudian dipanggillah jibril yang sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah ini.

" Jibril, jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah" tanya rasul dengan suara yang teramat lemah.

" Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu, semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu" kata jibril. Ternyata itu tidak membuat rasul lega. matanya masih penuh gambaran kecemasan.

" Engkau tidak senang mendengar kabar ini ? tanya jibril.

" Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"

" jangan khawatir ya rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku, Kuharamkan surga bagi siapa sja kecuali umat Muhammad telah berada didalamnya" kata jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugasnya. perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak sekujur tubuh rasul peluh, urat-urat lehernya menegang. " Jibril betapa sakit sakaratul maut ini: rasulullah mengaduh lirih. Fatimah terpejam, Ali berada disampingnya menunduk semakin dalam. Jibril memalingkan muka.

" Jijikkah kau melihatku hingga kau palingkan wajahmu jibril?" tanya rasulullah pada malaikat pengantar wahyu itu.

" Siapa yang sanggup melihat kekasih Allah direnggut ajal " kata jibril. Kemudian terdengar rasulullah memekik karena sakit yang tidak tertahankan. " Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpahkan saja semua siksa maut ini kepadaku jangan pada umatku".

Badan rasul mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu. Ali segera mendekatkan telinganya, " Uushikum bisshalati, wa maa malakat aymanukum", peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah diantara kamu".

Diluar pintu tangispun mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan, Fatimah menutupkan tangan diwajahnya. Dan Ali kembali mendekatkan telinganya dibibir rasul yang mulai kebiruan. " Ummati...Ummatii.. ummatii..."

Berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.

 "Allahumma sholli 'ala Muhammad wa Baarik wa salim 'alaihi... Mari kita berselawat untuknya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS